Biner, Bener-Bener Bikin keBlinger..

13 Agu

ceritanya diawali dari si anak bapak kost yang dikasih pe er sama gurunya disekolah, disuruh menuliskan tanggal lahir dalam bilangan biner. nah, berhubung dari semua anak kost cuma ane yang tampangnya meyakinkan (hahaha..), jadilah si anak ini minta diajarin bikin pe er nya.

terus terang aja dah lupa juga, terakhir ngulik2 biner waktu masih kuliah komputer tahun 2000, tapi didorong rasa gengsi en penasaran akhirnya nyari2 artikelnya di internet. gimana caranya mengubah ( konversi, gitu) bilangan biner ke bilangan desimal, dan dari biner ke karakter (dan sebaliknya).

tulisan ini disarikan dari berbagai sumber, baik dari situs atau blog yang (mohon maaf) ga bisa disebutin satu-satu, maklum banyak yang dibuka jadi lupa.. namun dengan tidak lupa mengucapkan  banyak terima kasih kepada mereka semua, mudah2an tulisan ini bisa bermanfaat bagi yang ingin tahu tentang biner, sehingga ga bikin keblinger hahaha..

Dalam kehidupan sehari-hari kita menggunakan sistem bilangan desimal yang memiliki sepuluh simbol bilangan yaitu” 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9″ (a.k.a. bilangan basis sepuluh) tapi dalam elektronika digital menggunakan sistem bilangan biner yang hanya memiliki dua simbol yaitu ‘0’ dan ‘1’ atau dikenal juga dengan sistem bilangan basis 2.

Jika dalam sistem bilangan desimal dikenal istilah satuan, puluhan, ratusan, ribuan dst. (disebut sebagai  nilai bagian), untuk bilangan biner juga memiliki nilai bagian yang ditempatkan dari kanan ke kiri : 20 , 21 , 22 , 23 , 24 , 25 , 26 , 27 dst.

Untuk merubah bilangan desimal ke biner ada 2 (dua) cara, (langsung ke contoh lebih enak kali ya) :

Contoh ingin merubah bilangan 57 ke bilangan biner. Caranya sebagai berikut :

  1. Bilangan 57 dibagi 2, dan dicatat sisa hasil pembagiannya (sisa 0 atau sisa 1). Hasil pembagian tersebut dibagi 2 lagi, dan dicatat sisa hasil baginya. Demikian seterusnya sampai hasil pembagiannya  tidak didapatkan lagi bilangan bulat yang memadai (sisa 0 atau 1), maka dituliskan hasil baginya adalah 1 atau 0 dengan sisa 1 atau sisa o. Misal, 3 dibagi 2 sama dengan 1, sisa 1. Atau 1 dibagi 2 sama dengan 0, sisa 1 .  Maka bilangan biner dari bilangan 57 adalah sisa dari hasil pembagian tadi diurutkan dari sisa terakhir sampai sisa yang pertama. Jika anda bener dalam menghitungnya maka jawabannya adalah 111001.
  2. Carilah pangkat 2 yang paling dekat dengan 57, catat sisanya. Lalu cari lagi pangkat 2 dari sisa tadi, catat sisanya demikian seterusnya sampai tidak ada sisa. Besar pangkat 2 –  pangkat 2 dari bilangan tadi menunjukkan nilai bagian dari bilangan binernya, tempatkan angka 1, selain itu angka 0. Misal pangkat 2 yang pertama adalah 5  (2 5) = 32 sisa 25 (57-32). Pangkat 2 yang kedua adalah 4 (2 4) = 16 sisa 9 (25-16). Pangkat 2 yang ketiga adalah 3 (2 3) = 8 sisa 1 (9-8). Pangkat 2 yang keempat adalah 0 (2 0) = 1 sisa 0 (1-1). Maka bilangan biner untuk 57 adalah :
Nilai bagian 27 26 25 24 23 22 21 20
Bilangan biner 0 0 1 1 1 0 0 1

Jadi angka 57 dalam biner adalah : 111001 (angka ‘0’ di sebelah kiri boleh tidak dituliskan).

3 Tanggapan to “Biner, Bener-Bener Bikin keBlinger..”

  1. rumahmatahari Agustus 13, 2010 pada 3:11 pm #

    yo wis, nanti kalo anak gw nanya, gw suruh nanya ke elo ya vin

  2. Nike Agustus 18, 2010 pada 3:09 am #

    waa..ternyata kk dah nge-posting lagi!! ckckck…keren!
    tp, boleh nanya ngga? kenapa contohnya harus angka 57? hehe…

  3. Ervin Agustus 18, 2010 pada 10:24 am #

    biasa aja koq🙂, mengenai angka 57, karena kebetulan aja. ga ada maksud apa-apa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: